Selasa, 19 Juli 2022

Sekilas Mengenai Metaverse Indonesia

Blog Image

Oleh: Ahmad Al-Neama, Komisaris Indosat Ooredoo Hutchison

Istilah metaverse sudah tidak asing lagi di telinga kita. Baru-baru ini, Microsoft mengakuisisi game developer Activision Blizzard. Mereka mengatakan bahwa akuisisi ini akan membantu membangun dunia metaverse mereka. Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, mengganti nama perusahaan platform media sosialnya dari Facebook menjadi Meta. Google juga telah mengerjakan teknologi terkait metaverse selama bertahun-tahun. Tetapi dengan semua inisiatif terkait metaverse dari raksasa-raksasa teknologi ini, apa sebenarnya arti dari metaverse? Lebih pentingnya lagi, apakah metaverse sudah ada di Indonesia?

Terlahir dari kombinasi berbagai teknologi, metaverse adalah bentuk penggabungan antara dunia nyata dan digital kita. Hasilnya, metaverse menjadi lingkungan digital yang menggunakan teknologi mutakhir, seperti AR, VR, blockchain. Teknologi ini digabungkan dengan ide-ide dari media sosial dan dari situ, terbentuklah ruang interaksi digital yang sangat imersif dan interaktif. 

Di Indonesia, saya melihat bahwa banyak orang sudah membahas metaverse. Namun, saya juga menyadari bahwa bentuk tercanggih dari metaverse ini belum muncul di Indonesia. Akan tetapi, meskipun banyak yang masih dalam tahap konsep, kita sudah bisa melihat dan merasakan perkembangan awal dari metaverse di sekeliling kita. Di Indonesia sendiri, metaverse sudah muncul di berbagai sektor, di mana penggunanya paling adaptif terhadap inovasi digital.

Indonesia memiliki beberapa tantangan untuk mengadopsi metaverse. Tantangan utama dari adaptasi metaverse di Indonesia adalah kesiapan ekosistem kita. Contoh nyata di Indonesia adalah kebocoran data, yang disebabkan dengan minimnya infrastruktur digital. Namun, potensi dari metaverse jauh lebih besar jika dibandingkan dengan tantangannya.

Di sisi lain, potensi adaptasi metaverse yang sangat besar di Indonesia adalah dalam sektor pariwisata. Metaverse dapat digunakan untuk memperkenalkan dan mempertunjukkan kekayaan budaya, makanan, dan destinasi wisata di seluruh Indonesia. Penggunaan metaverse pun akan mendorong UMKM lokal, dan ini krusial karena UMKM di Indonesia merupakan pendorong utama dari pertumbuhan ekonomi negara.

Sebenarnya, terdapat tiga kunci untuk mengembangkan ekosistem metaverse di Indonesia; Presence, Interoperability, dan Customer Adoption. Yang pertama adalah Presence, yaitu keberadaan teknologi VR/AR yang terjangkau dan mumpuni, seperti VR headset. Yang kedua merupakan Interoperability, yaitu kemampuan untuk bergerak antar ruangan virtual secara mulus dan tanpa gangguan, mempertahankan kualitas pengalaman metaverse yang sama. Dengan ini, standarisasi teknologi menjadi faktor penting. Yang terakhir adalah Customer Adoption, yang merupakan kemampuan seluruh segmen pasar untuk mengadopsi teknologi baru ini, tidak hanya generasi muda saja. 

Peran Industri Telekomunikasi dalam Menyambut Metaverse

Metaverse akan terus berkembang, dan ini membuka berbagai peluang untuk industri telekomunikasi. Perusahaan telekomunikasi digital merupakan kunci untuk membangun platform metaverse melalui ekosistem kemitraan yang luas, analitik canggih melalui AI, dan human interface hardware. Selain itu, privasi dan keamanan siber harus dijaga oleh seluruh pemain di industri telekomunikasi. Yang paling penting, industri telekomunikasi merupakan penghubung utama dalam memastikan metaverse dapat diakses seluruh masyarakat Indonesia.

Metaverse sendiri telah mengubah konsep internet, mengangkatnya ke tingkat yang lebih tinggi. Metaverse juga telah berkembang pesat beberapa tahun terakhir ini dan perkembangannya terakselerasi sejak pandemi. Fenomena ini memberikan peluang besar bagi perusahaan telekomunikasi digital untuk menjadi titik awal mula pembangunan metaverse, didukung konektivitas canggih dan latensi yang lebih rendah, yang ditawarkan oleh teknologi 5G.

Di Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), kami percaya bahwa kami memainkan peranan penting dalam membentuk ekosistem yang siap untuk metaverse. Peranan kami didukung terutama oleh dua produk unggulan kami, IM3 dan 3, yang memiliki basis pelanggan besar di semua segmen. Yang lebih penting, kami terus memperkuat kolaborasi dengan mitra strategis global dalam menghadirkan teknologi digital terbaik ke Indonesia. Ini akan memungkinkan interoperability dalam mempersiapkan perkembangan metaverse.

Selanjutnya, dalam segi konektivitas dan kesiapan jaringan dalam menyambut metaverse Indonesia, perusahaan kami berkomitmen untuk menyediakan layanan komersial 5G. Kami telah meluncurkan layanan ini di berbagai kota-kota besar Indonesia sejak tahun lalu, termasuk Solo, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Balikpapan, dengan lebih banyak kota yang akan datang. Kami juga sedang bergerak untuk menghadirkan #IOHSatuJaringan, dengan mengintegrasikan jaringan Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 Indonesia di seluruh Indonesia untuk memperluas cakupan, meningkatkan kualitas layanan dalam ruangan dan kapasitas jaringan, yang pada akhirnya akan memberikan pengalaman pelanggan kelas dunia.

Menengok ke depan, kita bisa mengantisipasi bahwa teknologi digital memiliki kekuatan untuk membentuk kehidupan kita melalui berbagai cara baru. Kami di IOH sangat antusias untuk menjadi bagian dari perkembangan metaverse dan mendukung pemerintah dalam mengadopsi teknologi ini di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus menghubungkan dan memberdayakan setiap masyarakat Indonesia, menjadikan negeri ini sebagai kekuatan digital yang terkemuka di Kawasan ASEAN.


Ahmad Al-Neama

Punya pertanyaan terkait perusahaan kami?
Ajukan via email

corporate.communications@ioh.co.id

Hanya untuk pertanyaan media